Jelang Rilis Publik Pertama Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID)

Aplikasi SID yang dikembangkan oleh tim COMBINE Resource Institution (CRI) saat ini mendekati tahap rilis versi publik yang pertama. Ada penyesuaian terhadap usulan jadwal dan tenggat waktu rilis tersebut, yang sedianya sudah terselesaikan di awal Maret menjadi minggu keempat Maret 2011. Tim Teknologi Informasi CRI telah mengemas aplikasi SID dalam satu paket yang meliputi master aplikasi, database, dan dokumen panduan instalasi dan penggunaannya. Satu sesi tinjauan bersama telah dilakukan pada Kamis (10/03/2011) lalu di kantor CRI. Tim program Lumbung Komunitas mengundang tiga lembaga hadir untuk menyaksikan presentasi pra-rilis dan ujicoba versi teranyar. Kepala Urusan Pemeritahan Desa Balerante – Klaten Jainu, staf Desa Terong Nuryanto, dan Bambang Hery dari Institur for Development Economic Analysist (IDEA) Yogyakarta hadir dalam sesi tinjauan tersebut. Ketiga lembaga ini telah memiliki pengalaman menggunakan aplikasi SID di desa masing-masing. Tim IDEA meerapkan penggunaan SID ini di dua desa di Gunungkidul, yakni Desa Nglegi – Patuk dan Desa Girikarto – Panggang. Pada tahap selanjutnya, tim IDEA akan membantu inisiatif penyebaran dan penerapan SID di Bantul – D.I. Yogyakarta dan Kebumen – Jawa Tengah.

Beberapa catatan teknis terhadap fungsi-fungsi dalam aplikasi SID dan kelengkapan dokumen panduan muncul dalam sesi tinjuan tersebut. Usai tahap ini, tim teknologi informasi akan melanjutkan proses perbaikan dan penyempurnaan tahap pertama, sebelum rilis akan dilakukan pada awal minggu IV Maret 2011. Dengan adanya perubahan tenggat waktu ini, alhasil rencana kegiatan untuk instalasi dan pelatihan penggunaan SID di Klaten, Bantul, dan Magelang selama minggu II – III Maret 2011 pun ditunda. SID di Klaten akan diinstall kembali ke sistem di 8 desa di Kecamatan Kemalang, meliputi Desa Balerante, Panggang, Talun, Kendalsari, Tangkil, Tlogowatu, Sidorejo, dan Tegalmulyo. SID di Bantul akan diinstall dan/atau diperbarui di 5 desa, termasuk Desa Terong di Dlingo, Bantul. Sementara, di Kecamatan Ngablak, Magelang, aplikasi SID akan dipasang dan dilatihkan kepada aparat dua desa, yakni Desa Tejosari dan Desa Pagergunung, yang telah menantikan aplikasi ini sejak bulan Juni 2010 lalu.

Akan dilakukan proses penjadwalan ulang kegiatan di lapangan tersebut denga menyesuaikan pada perkembangan kerja tim teknologi informasi CRI dan kondisi kesiapan desa-desa di ketiga wilayah tersebut. Di luar ketiga wilayah di atas, SID juga dipersiapkan untuk diterapkan di desa-desa di wilayah Gunungkidul dan Kebumen, yang masuk dalam program kerja yang dikelola oleh tim IDEA Yogyakarta. Prioritas untuk bulan Maret 2011 untuk proses instalasi dan pelatihan akan ditujukan ke wilayah Kemalang, Klaten dan Bantul. Khusus untuk wilayah Bantul, prioritas menjadi utama karena ada tautan komitmen atara CRI dengan Kantor Bagian Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bantul dalam rencana penerapan SID di seluruh desa di Kabupaten Bantul. Pihak PMD Kabupaten Bantul pada pertemuan di CRI akhir Februari 2011 lalu menyebutkan telah menanti implementasi rencana di atas sejak bulan November 2010. Langkah percepatan diharapkan dapat digiatkan di Bantul karena telah ada dukungan optimal dari jaringan aparat desa setempat dan lampu hijau dari pemerintah kabupaten. Satu sesi presentasi di hadapan pemerintah kabupaten dan aparat desa yang akan menjadi tujuan penerapan SID akan dijadwalkan pada minggu IV Maret 2011. Salah satu hal yang dinantikan untuk dijelaskan kepada mereka adalah konsep dan landasan pikir pengembangan SID sebagai sistem basis data wilayah dan aset yang aman, mudah digunakan, dan dapat terjaringkan – terintegrasi dengan sistem basis data daerah dan nasional. Tim program Lumbung Komunitas CRI akan mengundang tim teknologi informasi dan manajemen pengetahuan CRI untuk mempersiapkan materi presentasi tersebut dalam minggu III Maret 2011.

(Elanto Wijoyono)