Penerapan SID di wilayah Kabupaten Bantul akan diperkuat dengan inisiatif pengitegrasian Sistem Informasi Desa (SID) dengan sejulah sistem yang digunakan di tingkat kabupaten dan nasional. Proses ini didukung penuh oleh pemerintah Kabupaten Bantul melalui kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD). Dalam tahun 2012 ini, diharapkan CRI dapat memfasilitasi proses penyebarluasan SID untuk dapat diterapkan di seluruh desa di wilayah Kabupaten Bantul. Target tersebut ditetapkan bersama untuk bisa mempercepat terwujudnya visi pengelolaan pembangunan desa yang dioptimalkan dengan terkelolanya data desa secara mandiri oleh desa.

Tim COMBINE Resource Institution (CRI) sebagai fasilitator memerlukan dukungan luas dalam skema penyebarluasan sistem ini. Oleh karena ini, kelompok yang digiatkan oleh pegiat muda usia yang berbasis di Sewon, Bantul ini akan memulai proses inisiasi tim helpdesk di tingkat lokal. Hal ini sejalan dengan prinsip pengembangan SID sebagai sistem terbuka. Dalam ranah aplikasi, pengembangan dan pemanfaatan SID sejalan dengan prinsip pengelolaan Free and Open Source Software (FOSS). Tim helpdesk yang akan diinisiasikan ini diharapkan dapat membantu proses penerapan SID di seluruh desa di wilayah Kabupaten Bantul; sejumlah 75 desa. Tim ini juga diharapkan mampu pula mempelajari profil sistem, sehingga dapat turut aktif dalam proses pengembangan dan pemanfaatannya ke depan di lebih banyak wilayah di Indonesia.

Tim helpdesk diharapkan dapat muncul dari komunitas lokal secara sukarela (voluntary) yang memiliki kemamuan dan kemampuan untuk belajar secara aktif untuk membantu kerja pembangunan desa. Tim ini akan difasilitasi dengan dukungan proses pelatihan dan penyediaan sumberdaya online tentang SID yang dapat dipelajari secara mandiri. Tim helpdeks lokal ini akan dijaringkan dengan komunitas pengembang dan fasilitator penerapan SID di tingkat nasional. Tim helpdesk lokal Kabupaten Bantul ditargetkan dapat dibentuk dalam awal tahun 2012. Tim CRI akan memfasilitasi sejumlah lokalatih bagi tim ini bersama komunitas pengembang. Diharapkan dalam periode satu tahun ini, SID dapat diujicobakan di seluruh desa di wilayah Kabupaten Bantul. Selanjutnya, ke depan, SID akan terus dikembangkan untuk fungsi-fungsi yang lebih baik, lebih efektif, dan lebih lengkap, baik bagi pemerintah desa maupun bagi komunitas pegiat pembangunan lainnya di tingkat desa.

Sebagai langkah awal inisiasi, tim CRI mengundang sejumlah kelompok pemuda dan mahasiswa yang tinggal dan berasal dari Kabupaten Bantul untuk bertemu. Pertemuan pertama akan diadakan pada hari Senin, 30 Januari 2012 di Ruang Puspito Retno, Hotel Brongto di Jl. Suryadiningratan No. 26 Yogyakarta. Acara pada pukul 14.00 – 17.00 ini bersifat terbuka bagi siapa saja yang berminat untuk tergabung dalam proses ini, di luar kelompok undangan. Tim CRI akan menyampaikan presentasi penerapan dan pengembangan SID dalam pertemuan awal ini. Sesi diskusi untuk memetakan potensi inisiasi tim helpdesk lokal untuk Kabupaten Bantul akan menjadi sesi utama acara ini. Kontak dan informasi acara dapat diperoleh via e-mail joyo[at]combine.or.id atau HP 0815 8965 8586.

(Elanto Wijoyono)