Presentasi ini disampaikan oleh Kasubdit Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Tri Nugrahadi dalam Seminar Nasional “Pembangunan Data Kemiskinan dengan Analisis Kemiskinan Partisipatif”. Seminar nasional ini menjadi bagian dari acara GREGET DESA yang diselenggarakan di Desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, D.I. Yogyakarta pada hari Sabtu, 14 Desember 2013 lalu.

.

Isi presentasi:
– Outline
– Permasalahan Sosial dan Kemanusiaan Dunia dalam Diskusi KTT Milenium 2000
– Definisi Umum Kemiskinan
– Terminologi Kemiskinan
– Penghitungan Kemiskinan oleh BPS; Mengapa Perlu Menghitung Kemiskinan?
– Sejarah Penghitungan Kemiskinan BPS
– Definisi Umum Kemiskinan
– Kemiskinan sebagai “Kekurangan”
– Ukuran Kemiskinan
– Penghitungan Garis Kemiskinan
– Indikator Kemiskinan
– Kemiskinan sebagai Suatu Indikator yang “SMART”
– Apa yang Harus Dilakukan?
– Dimensi Kualitas Statistik
– Metode Pengumpulan Data: Sensus dan Survei
– Memilih Metode yang Tepat
– Mengapa Memilih Survei?
– Bagaimana Survei Dilakukan?
– Tahapan Survei
– Pengukuran Kemiskinan di Indonesia
– Potret Ekonomi Indonesia: Ekonomi Meningkat, Kesenjangan Membesar
– Berkualitaskah Capaian Pertumbuhan Ekonomi Indonesia?
– Inklusivitas Pertumbuhan Indonesia: Belum Berkualitas, Masih Rendah Dibanding Negara Lain
– Karakteristik Penduduk Miskin
– Karakteristik Rumah Tangga Miskin

Dokumen presentasi dapat dilihat dan diunduh di sini (.pdf 1.4 Mb)

(Elanto Wijoyono)