A. Latar Belakang

Sistem Informasi Desa (SID) saat ini sedang diterapkan di 10 desa di masing-masing 10 kecamatan di Kabupaten Kebumen. SID yang bertujuan untuk mengawali pendataan secara partisipatif oleh warga ini dikembangkan untuk membuka ruang komunikasi dan informasi dari pemerintah desa kepada warganya. Tersedianya ruang tersebut diharapkan membawa dampak yang baik bagi pemerintah desa dan warga dalam menyusun perencanaan dan penganggaran di desanya.

Namun perencanaan pembangunan desa tidak berhenti pada tahapan di desa. Perencanaan dan penganggaran tersebut tidak tersampaikan kepada pemangku sektoral, sehingga menimbulkan ketidaksesuaian rencana kerja desa yang berdasarkan kebutuhan. Persoalan lainnya bahwa adanya keterbatasan informasi mengenai proses analisis data yang dapat diterjemahkan dalam penyusunan perencanaan daerah (RPJMD)

Berdasarkan persoalan tersebut, diperlukannya forum pembelajaran untuk menganalisa data dan sinkronisasi usulan desa dengan RPJMD, RKPD dan renstra maupun renja SKPD. Pengetahuan ini dapat menjembatani persoalan proses perencanaan dan penganggaran desa yang sering dikalahkan oleh sejumlah sektor lainnya.

Sistem Informasi Desa (SID) saat ini sedang diterapkan di 10 desa di masing-masing 10 kecamatan di Kabupaten Kebumen. SID yang bertujuan untuk mengawali pendataan secara partisipatif oleh warga ini dikembangkan untuk membuka ruang komunikasi dan informasi dari pemerintah desa kepada warganya. Tersedianya ruang tersebut diharapkan membawa dampak yang baik bagi pemerintah desa dan warga dalam menyusun perencanaan dan penganggaran di desanya.

Namun perencanaan pembangunan desa tidak berhenti pada tahapan di desa. Tidak jarang perencanaan dan penganggaran yang disusun oleh desa tidak terkomunikasikan ke pemangku sektoral hingga akhirnya desa kalah dalam memperjuangkan daftar usulannya. Ada dua asumsi yang seringkali muncul sebagai penyebab, yakni: 1) usulan tidak dianggap sebagai daftar kebutuhan, namun lebih sebagai daftar keinginan; 2) usulan tersebut disusun tanpa merujuk pada dokumen RPJMD/renstra yang ada.

Berbeda dari kota/kabupaten lain di Indonesia, kabupaten Kebumen memiliki mekanisme delegasi yang mengawal usulan dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. Mekanisme tersebut menjadi inovasi di kabupaten ini dan berdasarkan pengalaman yang ada berperan penting untuk memastikan terakamodirnya usulan dari bawah ke atas, dan tersinkronisasinyanya perencanaan sektoral kabupaten dengan daftar usulan desa. Untuk terus mengotimalkan hasil dari pembelajaran atas sistem delegasi yang telah ada selama ini, serta menjembatani kebutuhan desa dan kabupaten,  maka forum ini menjadi penting untuk diselenggarakan.

B. Maksud & Tujuan

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan peningkatan kapasitas para delegasi kecamatan (antar desa) dari 10 desa untuk melakukan analisis data hasil musrenbangcam sebagai bahan untuk melakukan  pengawalan dalam forum SKPD dan membangun kesepahaman multi stakeholders dalam upaya meningkatkan kwalitas pelaksanaan Forum SKPD dan penyusunan Renja SKPD.

Tujuan kegiatan ini adalah sebagai berikut :

– Memberikan masukan terhadap penyusunan Renja SKPD di sektor pendidikan dan kesehatan yang mengacu pada usulan-usulan dari 10 kecamatan.
– Memberi penguatan kepada delegasi antar desa untuk memahami prioritas dalam renja SKPD tahun 2015 di sektor pendidikan dan ekonomi
– Memetakan kebutuhan mekanisme delegasi yang dapat disediakan oleh SID

C. Hasil yang Diharapkan

Output atau hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah :
– Daftar masukan dari tim delegasi kecamatan terintegrasi dengan daftar prioritas Renja SKPD  di sektor pendidikan dan kesehatan
– Daftar masukan tim delegasi terdokumentasi di dalam SID.
– Adanya daftar informasi kebutuhan delegasi yang dapat diintegrasikan ke dalam SID.

D. Waktu & Tempat

Acara pelatihan ini dilakukan secara dilakukan selama 2 hari, pada hari  Minggu – Senin, 2 -3 Februari 2014 di ruang  pelatihan  Benteng Van Wijck Gombong. Agenda akan dilanjutkan dengan pertemuan bersama jajaran SKPD bidang pendidikan dan ekonomi pertanian, pada hari Selasa, 4 Februari 2014 di Kebumen

E. Narasumber & Peserta

Nara Sumber :
Direktur COMBINE Resource Institution (CRI) Yogyakarta
Pimpinan Program FORMASI
Dinas Pendidikan Kab. Kebumen
Dinas Pertanian Kab. Kebumen

Fasilitator : Mustika AJi
Co Fasilitator : Fuad Khabib

Peserta :
Peserta pelatihan ini sebanyak   … orang, terdiri dari :
Delegasi Kec. Ayah         : 2 orang
Delegasi Kec. Puring        : 2 orang
Delegasi Kec. Sempor        : 2 orang
Delegasi Kec. Kuwarasan    : 2 orang
Delegasi Kec. Klirong        : 2 orang
Delegasi Kec. Petanahan    : 2 orang
Delegasi Kec. Sruweng    : 2 orang
Delegasi Kec. Karangsambung : 2 orang
Delegasi Kec. Padureso    : 2 orang
Delegasi Kec. Karanggayam    : 2 orang
FKMD                : 1 orang
Nara sumber             : 4 orang
Fasilitator            : 2 orang
Perekam Proses             : 1 orang
dokumentasi & Perlengkapan farhan    : 1 orang
Finance                : 2 orang

Jadwal dan Agenda Kegiatan Workshop

Waktu

Uraian Kegiatan

Penanggung Jawab

Hari Pertama, Minggu 2 Februari 2014

08.00 – 09.00 Wib

regrestrasi

Panitia

09.00 – 10.00 Wib

Pembukaan dan penjelasan alur workshop

Yusuf Murtiono

10.00 – 10.30 Wib

Coffee Break

10.30 – 12.00 Wib

– Penjelasan alur program

– Review proses dan tahapan musrenbang desa dan musrenbangcam

  • Direktur CRI

  • Yusuf Murtiono

12.00 – 13.30 Wib

ISOMA

13.30 – 15.00 Wib

Sesi Proses dan Tahapan Penyusunan Renja SKPD 2015 melalui Forum SKPD Pendidikan

Nasum :

Dinas Pendidikan Kab. kebumen

15.00 – 15.45 Wib

Coffee Break, Sholat Asar

15.45 – 17.15 Wib

Sesi Proses dan Tahapan Penyusunan Renja SKPD 2015 melalui Forum SKPD Pertanian

Nasum :

Dinas Pertanian & Kehutanan

17.15 – 19.30 Wib

ISOMA

19.30 – 21.00 Wib

Strategi pengolahan data usulan kecamatan (hasil musrenbangcam) untuk bahan Forum SKPD

Fasilitator :

Mustika Aji

Hari Kedua, Senin 3 Februari 2014

08.30 – 09.00 Wib

Review hari pertama

09.00 – 10.30 Wib

Proses dan mekanisme pengolahan data hasil musrenbangcam di tingkat kabupaten untuk bahan Forum SKPD dan Musrenebangkab

Nasum :

Bappeda Kab. Kebumen

10.30 – 10.45 Wib

Coffee Break

10.45 – 12.30 Wib

Tehnik membangun data base perencanaan berbasis partisipasi masyarakat

Mustika Aji dan CRI

12.30 – 13.30 Wib

ISOMA

13.30 – 15.00 Wib

Lanjutan sesi Tehnik membangun data base perencanaan berbasis partisipasi masyarakat

Mustika Aji dan CRI

15.00 – 16.00 Wib

Coffee Break, RKTL dan Penutupan