Bappeda Kabupaten Temanggung berulang kali mendorong agar proses penerapan Sistem Informasi Desa (SID) di Kabupaten Temanggung bisa segera dibuktikan nyata manfaatnya. Kecamatan Bulu yang menjadi lokasi percontohan mengikuti Program Desa Pintar, tentu saja harus siap untuk memaparkan proses dan hasil yang telah dilalui selama ini dengan SID. Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Mondoretno Subagyono dalam pertemuan antara Bappeda Kabupaten Temanggung, Dishubkominfo Kabupaten Temanggung, COMBINE Resource Institution, dan perwakilan 19 desa percontohan penerap SID se-Kecamatan Bulu di Kantor Desa Mondoretno, Bulu, Temangung pada Kamis (29/05). Subagyono memberikan semangat kepada seluruh perwakilan desa yang hadir untuk mau dan bisa mendorong upaya membangun sistem data yang terintegrasi dalam 1 kecamatan, yakni Kecamatan Bulu.

.

Membangun Integrasi Data Daerah dari Desa

Kabid Statistik dan Litbang Bappeda Kabupaten Temanggung Danang Purwanto yang hadir dalam pertemuan ini menyambung dengan penegasan bahwa gagasan integrasi data ini sudah lama disampaikan oleh Bappeda Kabupaten Temangggung melalui Bapak Bambang Dewantoro sebagai kepala instansi. Integrasi data desa ini diarahkan untuk dapat saling terhubung dengan data PKK, PKH, dan PBB di Kabupaten Temanggung. Inisiatif yang diupayakan untuk membangun model percontohan di Kecamatan Bulu ternyata harus menanti turunnya anggaran perubahan di bulan September 2014. Namun, Pemerintah Kabupaten Temanggung tetap memiliki target untuk melakukan replikasi SID di 100 desa di 4 kecamatan di Temanggung dalam tahun 2014 ini. Proses ini akan tetap dikelola secara bertahap, hingga seluruh desa di Kabupaten Temanggung akan menerapkan SID. Secara sistem, aplikasi SID sudah selesai. Namun, kini hal yang utama adalah bagaimana mempermudah layanan publik berjalan dengan SID. Terlebih lagi, lanjut Danang Purwanto, saat ini desa berada pada transisi dari diberlakukannya Undang-Undang tentang Desa, bahwa setiap desa akan mendapatkan anggaran kurang lebih Rp 1 Miliar.

Bappeda Kabupaten Temanggung juga telah membangun komunikasi dengan Bappenas dalam program Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL). Bappenas tertarik dengan SID ketika Bappeda Kabupaten Temangggung diundang ke Jakarta dan memberikan paparan tentang proses ini. Pada saat ini, Bappenas sedang menilai kelayakan aplikasi ini dengan data AMPL. Penerapan SID di Kecamatan Bulu ternyata masuk dalam pemantauan Bappenas karena pendekatan yang berbeda dengan kabupaten lain dalam hal pendataan.

Pertemuan hari ini ditujukan untuk melihat bersama sejauh mana proses yang telah dibangun di Kecamatan Bulu. Kenapa Bulu menjadi percontohan, sebab ada ketokohan yang berani memperjuangkan proses pembangunan SID. Selain itu, sumber daya manusia pemerintahan desa di Kecamatan Bulu yang mengelola SID relatif siap. Pertemuan hari ini sekaligus untuk mempersiapkan agenda paparan proses ke forum di tingkat Kabupaten pada minggu depan (02/06) yang mungkin akan dihadiri oleh Bupati Temanggung. Forum di tingkat kabupaten ini ditujukan untuk mendorong segera pembangunan integrasi data berbasis desa di Temanggung. Bappeda Kabupaten Temanggung akan mengundang Kadishubkominfo Kota Pekalongan untuk hadir dan berbagi pengalaman membangun sistem informasi daerah.

.

Aktivasi Website Desa dan Rencana Pengelolaan SID Online

Staf Dishubkominfo Kabupaten Temanggung Hasan Darajat, yang bertanggung jawab mengkoordinasikan dan mendampingi desa menerapkan SID di Kecamatan Bulu. Program Desa Pintar akan memberikan akses internet ke setiap desa. Tahap pertama dalam percontohan di Kecamatan Bulu, akan melibatkan 19 desa dan tambah 1 Desa Kandangan. Dari proses pembangunan SID sejak akhir tahun 2013 lalu, setiap desa sudah memiliki data kependudukan. Namun, data kependudukan ini saat  ini tidak 100% update karena merupakan data yang dihimpun pada saat proses entry data di akhir tahun 2013. Data kependudukan ini perlu disinkronkan dengan data kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Temanggung. Proses ini perlu dukungan dan bantuan dari Bappeda Kabupaten Temanggung agar data tersebut dapat dibagi ke tim di Dishubkominfo.

Saat ini, Dishubkominfo Kabupaten Temanggung telah mengaktifkan 20 domain untuk website desa. Website desa telah aktif sejak bulan Februari 2014 di bawah domain resmi temanggungkab.go.id. Format nama domain untuk website desa yang digunakan adalah namadesa-namakecamatan.temanggungkab.go.id. Kemudian, semua data dari website desa ini akan diagregasi dalam sistem supradesa yang ada di sistem online yang beralatan di http://sid.temanggungkab.go.id. Layanan SID online sebagai website desa ini pada tahun 2014 masih menggunakan jasa layanan hosting di luar pemerintah kabupaten. Setiap desa telah diminta membayar biaya Rp 60.000 untuk layanan hosting selama 1 tahun di idwebhost. Hosting ini akan aktif melayani website desa hingga bulan Februari 2015. Hingga saat ini, tim Dishubkominfo masih dalam proses melakukan setting awal untuk setiap website desa. Website desa yang sudah aktif antara lain website desa Pakurejo. Mulai tahun depan, pemerintah kabupaten akan mempersiapkan server khusus untuk SID di Kabupaten temanggung dengan menggunakan anggaran program Desa Pintar.

Proses yang selama ini berjalan, menurut Hasan Darajat, masih mengalami beberapa kendala. Volume koordinasi dengan tim SID dari 19 desa di Kecamatan Bulu dirasa masih kurang. Frekuenasi pelatihan teknis untuk pengelolaan SID dan perkembangannya juga masih kurang. Hal ini antara lain juga dipengaruhi oleh aplikasi SID yang belum memiliki versi purna. Tim Dishubkominfo Kabupaten Temanggung sebagai administrator cenderung menggunakan versi aplikasi yang sudah ada. SDM di kabupaten pun sangat terbatas dan belum dibentuk tim khusus untuk SID. Namun, tim ini sedang diupayakan untuk segera dibentuk di tingkat kabupaten.

Namun demikian, tahun 2014 ini tetap akan memiliki target bahwa 20 desa harus sudah memiliki website desa berbasis SID. Sangat diharapkan, dalam tahun 2014 ini pula, fungsi olah data untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta PKK bisa disediakan. Jumlah 100 desa yang ditargetkan akan dibangun pula SID di tahun 2014 ini akan dimulai langsung dengan data kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Temanggung. Pemerintah Kabupaten Temanggung akan mengupayakan realisasi penyediaan 1 unit komputer dan jaringan internet untuk 100 desa tersebut melalui anggaran program Desa Pintar dari Kementerian Komunikasi dan Informasi. Target yang ditetapkan, pada tahun 2016 sudah total 286 desa di Kabupaten Temanggung dapat menerapkan SID. Tahun 2018 ditargetkan telah terbangun sistem integrasi data antar desa.

.

SID Dorong Semangat Desa untuk Mampu dan Maju

Perwakilan 19 desa yang hadir, meliputi kepala desa dan operator SID dari setiap desa, memberikan tanggapan positif atas proses dan rencana yang berjalan di Kecamatan Bulu ini. Kepala Desa Putat Mucharom mengiyakan tentang penting dan perlunya koordinasi. Desa-desa mau tidak mau harus berani berjanji untuk mampu menerapkan dan meneruskan program SID ini. Budi dari Desa Tegallurung dan Subur dari Desa Ngimbrang mendukung semangat tersebut, dengan tetap memberikan catatan bahwa ada kendala SDM di desa-desa dalam hal pengoperasian komputer. Namun, hal tersebut tidak ada menghalangi proses yang sedang dan akan  berjalan.

Kepala Desa Subagyono yang menjadi tuan rumah pertemuan ini menegaskan bahwa ada banyak potensi manfaat SID bagi desa ke depan. Desa-desa di Kecamatan Bulu adalah daerah penyangga dengan pengelolaan lahan berbasis minapolitan. Ada banyak kelompok dan program pengembangan sektor pertanian, seperti Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) dan Duta Sayur Temanggung (DST). Jadi, data akan sangat penting. Hal ini akan mendukung visi Kabupaten Temanggung dalam membangun masyarakat agraris yang modern.

.

(Elanto Wijoyono)