1. Sebelum memasukkan data penduduk ke dalam SID, harus ada data wilayah yang dibuat terlebih dahulu. Klik Module “Penduduk” dan masuk ke Menu “Wilayah Administrasi”.
.

2. Klik tombol “Tambah Dusun” untuk mulai membuat data wilayah
.

3. Muncul halaman “Form Data Dusun”. Isikan “Nama Dusun” dan “NIK / Nama Kepala Dusun” sesuai lokasi.
.

4. Klik “Simpan” jika kolom sudah terisi
.

5. Data Dusun yang baru saja disimpan akan tampil pada tabel di halaman Menu “Wilayah Administrasi”
.

6. Klik tombol “Tambah Dusun” lagi untuk menambahkan data dusun lainnya. Ikuti langkah no 3 – 5 di atas untuk menambahkan data Dusun.
.

7. Untuk menambahkan data RW dan RT, klik tombol “Rincian Sub Wilayah” salah satu dusun, pada kolom “Aksi” di tabel halaman Menu “Wilayah Administrasi”
.

8. Muncul halaman “Wilayah Administratif RW” pada dusun tertentu. Klik tombol “Tambah RW” untuk menambahkan data RW di dalam administrasi dusun tersebut.
.

9. Muncul halaman “Form Data RW”. Isikan “Nomor RW” dan “NIK / Nama Ketua RW” sesuai lokasi.
.

10. Klik “Simpan” jika kolom sudah terisi
.

11. Data RW yang baru saja disimpan akan tampil pada tabel di halaman Menu “Wilayah Administrasi”
.

12. Klik tombol “Tambah RW” lagi untuk menambahkan data RW di setiap dusun.
.

13. Pada satu dusun bisa terdiri dari 1 atau lebih RW.
.

14. Jika desa tidak memiliki RW, data RW pada kolom isian diisi dengan tanda “-” (strip)
.

15. Untuk menambahkan data RT, klik tombol “Rincian Sub Wilayah” pada RW yang akan ditambahkan data RT.
.

16. Muncul halaman “Form Data RT”. Isikan “Nomor RT” dan “NIK / Nama Ketua RT” sesuai lokasi.
.

17. Klik “Simpan” jika kolom sudah terisi
.

18. Data RT yang baru saja disimpan akan tampil pada tabel di halaman Menu “Wilayah Administrasi”
.

19. Klik tombol “Tambah RT” lagi untuk menambahkan data RT di setiap dusun.

.