Sesuai rencana kerja yang telah disusun, Pemerintah Kabupaten Temanggung pada bulan Desember 2014 merealisasikan tahap replikasi Sistem Informasi Desa (SID) di 102 desa tambahan. Jumlah ini melengkapi 20 desa penerap SID di Kecamatan Bulu yang telah membangun SID lebih dulu sejak tahun 2013 dan Desa Kandangan yang telah memulainya di tahun 2011. Proses menuju replikasi ini telah dikomunikasikan sebelumnya dalam beberapa forum pertemuan di tingkat kabupaten yang melibatkan perwakilan desa dan kecamatan. Pada bulan Desember 2014 ini, 102 desa yang terbagi dalam desa-desa yang berasal dari beberapa kecamatan, meliputi Kecamatan Bansari, Bejen, Gemawang, Parakan, Selopampang, Temanggung, dan Tlogomulyo, kembali dikumpulkan untuk sosialisasi teknis.

Selama dua hari, 17-18 Desember 2014, Pemerintah Kabupaten Temanggung melalui Dinas Perhubungan dan Kominfo (Dishubkominfo) Kabupaten Temanggung sebagai pelaksana tugas, melakukan sosialisasi proses ini di hadapan perwakilan 102 desa yang akan menjadi sasaran replikasi SID. Proses ini dibantu oleh tim helpdesk teknis SID yang telah dibentuk oleh Dishubkominfo Kabupaten Temanggung dan Forum Administrator SID Kecamatan Bulu. Pada dua hari kegiatan ini, sosialisasi dibagi dalam dua kelompok yang masing-masing mengundang sekitar 50 desa peserta, bertempat di Rumah Makan Kampung Sawah, Temanggung.

.

Skema Integrasi Data dalam Replikasi SID

Pemerintah Kabupaten Temanggung telah memiliki rencana membangun integrasi data dan sistem informasi sejak beberapa tahun sebelumnya. Proses ini semakin mengerucut ketika Bappeda Kabupaten Temanggung mendorong penerapan SID sebagai bagian dasar dari tahap yang akan dilakukan hingga ke tingkat kabupaten. Kini, Pemerintah Kabupaten Temanggung telah siap untuk mengitegrasikan seluruh data wilayah dan desa ke dalam satu server, sehingga visi pengelolaan satu data bisa segera diraih. Hal ini direncanakan untuk sekaligus mengintegrasikan beragam aplikasi olah data yang saat ini aktif digunakan di tingkat desa, seperti Sistem Informasi Manajemen (SIM) Administrasi Kependudukan, SIM Disnakertrans, DDK Profil Desa dan Kelurahan, serta Profil Desa Bappeda. Pemerintah Kabupaten Temanggung telah bersepakat secara internal dengan setiap SKPD untuk menggabungkan seluruh aplikasi di atas dalam satu platform. Sementara, di tingkat desa, penggunaan platform berbasis Free and Open Source Software (FOSS), yakni SID, terus dilanjutkan karena memiliki keterbukaan dalam pengembangan dan penyesuaian lintas sistem.

Proses ini secara teknis akan dikelola oleh Dishubkominfo Kabupaten Temanggung, secara program akan dikawal oleh Bappeda Kabupaten Temanggung, dan secara rutin akan dipantau dan dievaluasi oleh Wakil Bupati Temanggung. Pada awal tahun 2014 sudah ada 20 desa pengguna SID yang telah memiliki SID versi online sebagai website desa sebagai tahap lanjut dari pemanfaatan SID di kantor desa. Capaian tahun ini mendapatkan apresiasi dari Wakil Bupati Temanggung yang dengan segera memerintahkan untuk mempersiapkan replikasi SID di 280 desa di Kabupaten Temanggung pada tahun-tahun  berikutnya.

Sosialisasi kepada perwakilan 102 desa di bulan Desember 2014 adalah tahap pendahuluan, yang kemudian akan ditindaklanjuti dengan tahap pelatihan teknis pada awal tahun 2015 yang telah direncanakan dalam rencana kerja tahunan. Untuk tahap persiapan ini, 102 desa yang akan melakukan replikasi tidak perlu melakukan entry data langsung ke SID. Data kependudukan yang menjadi syarat dasar SID telah ada di SIM Administrasi Kependudukan. Tim Dishubkominfo Kabupaten Temanggung telah menemukan cara memigrasikan data penduduk dari SIM Administrasi Kependudukan ke aplikasi SID. Proses ini akan dilakukan secara rutin setiap bulan karena update data kependudukan akan dilakukan secara rutin setiap bulan melalui SIM Administrasi Kependudukan. SID akan difungsikan sebagai aplikasi untuk pelayanan administrasi publik dan untuk mengolah data analisis khusus yang akan dilakukan kemudian, dengan menggunakan data dasar kependudukan yang sama. Jadi, pemerintah desa selain mengirimkan data penduduk termutakhir setiap bulan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, mereka juga akan melakukan migrasi database ke SID. Proses teknis ini, baik di sistem lokal tingkat desa maupun di sistem online akan dipandu oleh tim Dishubkominfo Kabupaten Temanggung. Tahap selanjutnya yang juga akan dimulai pada tahun 2015 adalah integrasi data PKK per desa ke dalam SID dengan menggunakan fungsi Module Analisis dalam aplikasi SID.

.

(Elanto Wijoyono)