Combine Resource Institution (CRI), sebagai perintis pengembangan dan penerapan Sistem Informasi Desa (SID), selama ini menetapkan panduan tahap pembangunan SID dalam 9 langkah. Panduan ini merupakan tahapan umum dalam pembangunan SID yang harus dilalui oleh sebuah komunitas desa. Kesembilan tahap itu meliputi:
1. Bentuk tim kerja bersama pemerintah desa
2. Diskusikan basis data apa saja yang diperlukan untuk warga
3. Himpun data kependudukan warga dari Kartu Keluarga (KK)
4. Daftarkan proyek SID dan dapatkan aplikasi softwarenya di http://sid.web.id atau http://lumbungkomunitas.net
5. Install aplikasi software SID di komputer desa
6. Entry data penduduk ke SID
7. Basis data kependudukan sudah bisa dimanfaatkan
8. Diskusikan rencana pengembangan SID sesuai kebutuhan desa
9. Sebarluaskan informasi desa melalui beragam media untuk warga

Merujuk pada tahap pembangunan Sistem Informasi Desa (SID) yang ditetapkan sebagai panduan oleh CRI, proses penerapan SID di Kabupaten Kebumen telah mencapai langkah ke-8. Sepuluh desa percontohan penerapan SID di Kabupaten Kebumen telah memiliki SID yang digunakan untuk olah data kependudukan. Sejak tahun 2014 lalu, pengembangan SID untuk mendukung proses olah data Analisis Kemiskinan Partisipatif (AKP) sudah dilakukan dengan fasilitasi dari CRI dan FORMASI. Inisiatif ini kemudian juga ditangkap secara positif oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen yang sejak pertengahan tahun 2014 lalu menetapkan SID sebagai sistem formal yang dibangun di seluruh desa di Kabupaten Kebumen.

Namun, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi terhadap proses penerapan SID di banyak wilayah, tahap lanjut yang dilakukan oleh desa ini sering meninggalkan kualitas proses tahap yang lain. Desa yang telah sampai pada tahap pengembangan fungsi SID, justru sering tidak lagi konsisten menjaga kualitas pemanfaatan fungsi dasar SID. Oleh karena itu, perlu terus ada langkah untuk memastikan skema pemanfaatan SID bisa selalu terjaga utuh di tingkat desa. Pengembangan fungsi SID adalah hal penting, tetapi fungsi dasar SID juga menjadi utama untuk dipastikan kebermanfaatannya.

Tingkat kebermanfaatan SID bagi komunitas di sebuah desa oleh CRI diarahkan pada konteks perencanaan dan pengawasan tata kelola desa. SID sebagai sebuah sistem yang utuh memiliki potensi untuk mendukung kedua peran itu dijalankan oleh komunitas sebuah desa. SID dalam perannya untuk mendukung perencanaan tata kelola desa akan berada di pemerintah desa. Sementara, SID dalam perannya untuk mengawasi tata kelola desa akan berada di kelompok masyarakat sipil, baik di komunitas internal desa maupun komunitas/kelompok dari luar desa. Kelompok pegiat media komunitas adalah salah satu bentuk kelompok masyarakat yang bisa memerankan kelompok pengawas dalm konteks ini. Kedua peran ini bisa menjadi gerbang masuk untuk mendapatkan manfaat optimal dari penerapan SID di sebuah desa. Namun, skema ini hanya akan bisa dijalankan jika ada sinergi peran yang baik antara para pihak dalam tata kelola desa yang didukung dengan penggunaan SID.

Secara umum, kegiatan yang akan difasilitasi oleh tim CRI dan FORMASI secara kolaboratif ini diharapkan menghasilkan sejumlah hasil. Pertama, setiap desa dapat mengetahui ragam bentuk dan tingkat pemanfaatan SID di desa masing-masing, lengkap dengan faktor kekuatan dan kelemahannya. Kedua, peserta pelatihan mampu melakukan proses analisis data SID secara sederhana untuk memperkuat dasar pengambilan keputusan terhadap isu/permasalahan desa. Ketiga, pemerintah desa bersedia mempersiapkan kesepakatan formal di tingkat desa yang berfungsi untuk menjamin sinergitas peran antara pengelola data SID (admin/operator), pengelola media desa (jurnalis warga), dan pemangku kebijakan desa untuk memperkuat aspek pemanfaatan SID.

Jadwal pelaksanaan kegiatan seri pelatihan di 10 desa percontohan di Kabupaten Kebumen adalah sebagai berikut:

No

Hari

Tanggal

Waktu

Tempat

1

Kamis

14 Mei 2015

09.00 – 15.00

Desa Sidomulyo

2

Kamis

14 Mei 2015

09.00 – 15.00

Desa Logandu

3

Jumat

15 Mei 2015

09.00 – 15.00

Desa Pandansari

4

Jumat

15 Mei 2015

09.00 – 15.00

Desa Pejengkolan

5

Sabtu

16 Mei 2015

09.00 – 15.00

Desa Seling

6

Sabtu

16 Mei 2015

09.00 – 15.00

Desa Kalipurwo

7

Kamis

28 Mei 2015

09.00 – 15.00

Desa Pasir

8

Kamis

28 Mei 2015

09.00 – 15.00

Desa Pesuruhan

9

Jumat

29 Mei 2016

09.00 – 15.00

Desa Kalibeji

10

Jumat

29 Mei 2016

09.00 – 15.00

Desa Pandanlor

.

(Elanto Wijoyono)