Salah satu amanat dari Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa adalah perlunya pengembangan Sistem Informasi Desa (SID) untuk mendukung pembangunan di Desa dan Kawasan Perdesaan. Salah satu aspek penting SID adalah untuk mendukung perencanaan pembangunan dan pelayanan di Desa, monitoring kebijakan di tingkat kabupaten dan pengendalian pada tingkat Propinsi. Saat ini berbagai pihak telah mengembangkan berbagai sistem yang dapat dioptimalkan untuk mendukung pembangunan di desa dan kawasan perdesaan.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Kawasan menyelenggarakan workshop bertajuk “Peran SID dalam Mendukung Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan”. Secara khusus, workshop ini akan membahas tentang “Tantangan, inovasi, dan lesson learned pengembangan Sistem Informasi Desa (SID)” yang telah dilakukan oleh sejumlah pihak.

Combine Resource Institution (CRI) diundang sebagai salah satu narasumber dalam workshop ini, untuk memaparkan pengalaman pengembangan dan pemanfaatan SID. Presentasi ini dilakukan pada Kamis, 27 Agustus 2015 di Hotel Cemara No.1, Menteng, Jakarta Pusat. Tim CRI diwakili oleh Imung Yuniardi dan Elanto Wijoyono.

Unduh file presentasi di sini: SID, Langkah Membangun Kemandirian Desa.pdf (1.7 Mb)