Karang Bajo (SID). Camat Aikmel H. Hadi Fathul, mengatakan bahwa Sistim Informasi Desa (SID ) adalah harga mati sebab itu kata kunci kalau desa itu mau maju untuk mengikuti perkembangan jaman hal itu disampaikan pada saat membuka acara Lokakarya Penyusunan Rencana Penguatan SID di Aula Kantor Camat Aikmel Kabupaten Lombok Timur 02-08-16.


Semua yang ada di tempat kita perlu ada Aiti, kemarin Desa Aikmel Utara ikut Lomba Desa tingkat Regional, namun jika tidak ada profil Desa yang online tapi kita secara manual, jika profil desa tidak kita miliki maka secara otomais akan gugur, di Kecamatan Ailmel belum menyusun Profil Desa Online, untuk itu ada 5 desa yang paling kompten untuk di jadikan projek SID, kita akan memulai di 5 Desa dalam satu Kecamatan dan semuanya akan punya websed. Karena sudah menjadi keinginanan namun merupakan kebutuhan, sekarang semua data berbasis online. Kalau kita punya webside dan sebagainya dan semua Desa menganggarkan agar punya waifi sehingga semua akses bisa kita akses kita tidak perlu memakai moden namun mari kita pake waipi, mari kita tingkatkan kerja dengan adanya waipi, kalau di Kantor sudah ada waipi maka semua perangkat betah di Kantor Desa maupun di kantor Camat uncap pak Camat.

Pendamping Kompak Lombok Timur Nanik Montiah menjelaskan tentang KOMPAK merupakan kepanjangan dari Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan, Program kerjasama Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia yang didanai oleh Pemerintah Australia (DFAT) untuk periode 7 tahun (Tahap 1: 2015-2018 / Tahap 2: 2018-2022)

Tujuan KOMPAK adalah untuk Mendukung pemerintah dalam pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, khususnya peningkatan pelayanan dasar dan pengembangan ekonomi produktif bagi masyarakat miskin dan rentan, Alokasi budget tahap pertama: 80 juta dolar Australia, Kebijakan Mendukung upaya Pemerintah dalam peningkatan pemerataan dan pengurangan kemiskinan dengan fokus pada pelayanan dasar dan pengembangan ekonomi produktif, Masyarakat miskin dan rentan di Indonesia mendapatkan manfaat dari meningkatnya penyelenggaraan pelayanan dasar dan peluang – peluang ekonomi.

Capaiannya adalah Pemerintah daerah dan unit pelayanan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan terhadap pelayanan dasar , Masyarakat miskin dan rentan mendapatkan manfaat dari peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa , Masyarakat miskin dan rentan mendapatkan manfaat dari perluasan kesempatan kerja (di sektor non-pertanian) dan pengemba ngan ekonomi produktif, Masyarakat miskin dan rentan mendapatkan manfaat dari peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa, Meningkatkan kapasitas pemerintah desa dan masyarakat dalam pengelolaan dana desa dan tata kelola desa yang tranparan dan akuntabel, Meningkatkan keterlibatan dan partisipasi aktif masyarakat, terutama perempuan dan masyarakat miskin, dalam pembangunan desa dan Memperkuat kerangka kebijakan terkait pembangunan desa agar berpihak pada masyarakat miskin dan marjinal.

Capaian yang lain agar Masyarakat miskin dan rentan mendapatkan manfaat dari perluasan kesempatan kerja dan pengembangan ekonomi produktif, Pengembangan pendidikan ketrampilan dan pelatihan keahlian (BLK, supply-demand linkage, kerjasama dengan swasta), Peningkatan pengembangan penghidupan bagi masyarakat miskin dan rentan, Peningkatan akses masyarakat miskin dan rentan terhadap akses keuangan, permodalan, kredit/pinjaman, tabungan.

Kepala Dinas kependudukan dan Catatan Sipil Lombok Timur Satriadi menyampaikan dalam sambutanya bahwa Pelayanan adminduk kita punya target yg di kejar adalah akta kelahiran , terkait dengan pelayanan ini kami dinas Dukcapil Lombok Timur, salah satu cara pelayanan adalah layanan mubail di luar kantor, kita ingin pelayanan jemput bola di kecamatan di UPTD Pendidikan, di sekolah sekolah, namun dengan peralatan yg ada butuh dana yg banyak juga, dana dari APBN hanya mampu lakasanakan jemput bola hanya 5 bulan oleh sebab itu kta mengajak kerjasama kepada pemerintah desa untuk bisa menugaskan aparat desa, membantu mengumpulkan persyaratan-persayartan yg di butuhkan untuk mengurus akte kelahiran , jika sarat lengkap maka dia membawa berkas itu ke dukcapil begitu pula di sekolah sekolah menugaskan guru2 untuk mengurus akte kelahiran murid-muridnya, dan kita bersurat ke Dinas Kesehatan untuk mengingatkan kepada calon orang tua untuk mengingatkan para ibu untuk mengurus akte kelahiran.

Jika yang kita coba upayakan di Duksapil melakukan pelayanan jemput bola maka untuk membantu kita membutuhkan partisipasi membantu kami, seperti bidan dan petugas pustu untuk mengingatkan kepada orang itu, dari Instruksi Pemerintah tidak hanya menggratiskan biaya dan menggeratiskan denda, berlaku kepada penduduk yg tidak miskin dengan tujuan mendorong agar masyarakat itu mau mengurus dirinya paling telat 60 hari, tidak kena biaya dan tidak kenak denda, itu yang dilakukan di Lotim, pesan dari kemendes agar berikan pelayanan secepatnya dan se dekatnya. Bagimana cara agar orang datang ke Kantor camat KK selesai dan KTP selesai, pada intinya semangat untuk memudahkan masyarakat maka segala aturan yg terasa lambat dan tersa rumit maka akan di kurangi sedikit, direktorat jendran adminduk akan mendiskusikan terkait pembangunan sisten adminduk di Dukcpil, kendalanya adalah pasilitas, supaya walaupun di serahkan ke Kecamatan yg layani, data yg ada di Dukcapil agar betul betul palid. Paktanya masyarakat kita sekarang sering berganti umur, hal hal seperti itu jangan di rubah- rubah, sementara kita membutuhkan data yg faluid.

Target kita SID 2017 akan kita kembangkan ke semua desa di Lombok Timur , Peningkatanan Kapasiltaskan layanan dasar kesemua desa sehingga desa tidak lagi mengirim laporan modelnya manual namun kita inginkan agar semua laporan kita kirim melalui email sehingga semua berjalan dengan baik. Betapa cepat dan mudahnya kita bekerja jika data itu sudah palid, dunia tenaga kerja, kesehatan perhubungan lalu lintas, pendidikan semunya terintegrasi, denga kita punya NIK, sehingga kehiduan menjadi tertib, pelayanan menjadi mudah dan pelaksanaan akan lebih baik, kapan kita bisa online, kita belum punya data Bis Tenaga Kerja, mari kita kembangkan SID ini sampai ke lepel desa.

Pendamping SID Provinsi NTB Ridha Makrif menyampaikan bahwa SID merupkakan penyempurnaan Desa, SID merupakan program yang sesuai amanat UUDesa, kewaiban desa memberikan informasi kepada masyarakat dan info pembangunan desa, hak masyarakat adalah mendapatkan infomasi perkembangan desa. SID bisa mngamankan administrasi Desa, bisa kita mengakses informasi Kependudukan Desa, Amanat UU nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, maka sewajarnya kita harus menerapkan SID bahwa keterbukaan informasi merupakan kebutuhan Desa salah satu cara untuk mendukung itu adalah perlu penerapan SID maka di NTB telah dilakukan pelatihan pengelolaan Administrasi dan Keuangan Desa , sementara di Lombok Timur akan dibina 2 Kecamatan untuk mengelola SID, di Lombok Timur sangat mengarapkan agar SID di desa bisa kita laksanakan semuanya.

Kepala Desa Karang Bajo Kertamalip sebagai Narasumber tentang bagaimana Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara mempromosikan SID, bagaimana pungsi dan mamfaat SID, bagaimana langkah2 mengelola SID, Perangkat Apa Saja yang di butuhkan SID, Siapa yang bertugas sebagai Oprator SID dan Dari mana memberikan Honor Oprator SID. Alhamdulillah semuanya telah di ceritakan kepada 5 Kepala Desa, Camat Aikmel, Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Lombok Timur, Kepala Bidang Perencanaan di Bappeda Lotim, Kepala UPTD Puskesmas Aik Mel, Petugas Pustu dan Bidan Desa semuanga semangat ingin mengembangkan SID sebab dia bisa menyaksikan langsung web Desa http://karangbajo-lombokutara.sid.web.id dan melihat secara langsung proses pelayanan masyarakat sistim 3 menit.

Harapan Camat Aikmel jika SID di 5 Desa bisa di laksanakan makan palidati data bagus, maka akan kita lingkan dengan web di Bappeda. Kita telah mencoba beberapa system, harapan ada web kecamatan. Agar betul betul terlaksanan dengan baik ( Ardes ).

 

Sumber : Portal Desa Karangbajo